Sholat Istisqo’ dan Doa Bersama untuk Palestina

Sabtu, 14 Oktober 2023, Pondok Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Surakarta ( DQS ) sukses mengadakan Solat Istisqo’ dan Doa Bersama untuk Palestina bersama Masyarakat sekitar Pesantren. Acara sakral ini diperuntukkan untuk umum, dan dengan diadakannya acara ini DQS Surakarta mengajak kepada masyarakat untuk senantiasa peduli dengan saudara kita yang sedang tertimpa cobaan di Palestina.

Berlaku sebagai Khotib dan Imam adalah Pimpinan Pesantren yaitu Al Mukarrom KH. R. Ahmad Muhamad Mustain Nasoha, M.A., Kyai 30 Tahun ini dalam khutbahnya menekankan pada 7 hal penting agar kita semua menjadi orang yang mulia dimata Allah dan Rasulullah.

1. Muliakan Orang Tua, Mertua dan guru
2. Perbanyak Dzikir dan Istighfar
3. Hendaknya setiap insan memiliki jika kasih sayang yang kuat kepada sesama, maka sudah semestinya kita peduli dan senantiasa mendoakan saudara kita terkhusus di Palestina
4. Jadilah orang yang ahli Sodaqoh
5. Perbaiki Ibadah kita dari yang paling dasar
6. Istiqomahnya dalam mengajak dalam kebaikan orang lain
7. Tinggalkan Ghibah ( membicarakan kejelakan orang lain )
8. Selalulah dekat dengan ulama.

Setelah Solat Istisqo’, Gus Mustain mengajak seluruh peserta untuk mendoakan Palestina dengan doa yang khusus.

Diwawancarai oleh media, Gus Mustain mengatakan bahwa Dalil Salat Istisqa adalah
1. Surah Nuh Ayat 10-12
Mengutip buku 33 Macam Jenis Shalat Sunnah karya Muhammad Ajib Lc MA, dalil mengenai salat istisqa tercantum dalam surah Nuh ayat 10-12, berikut bunyinya:

Artinya: “Maka aku berkata (kepada mereka), “Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, Sungguh, Dia Maha Pengampun, niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu, dan Dia memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan kebun-kebun untukmu dan mengadakan sungai-sungai untukmu.”

2. Hadist dari Imam Abdullah bin Zaid Al Anshori RA berkata :

Artinya: “Rasulullah SAW pergi ke mushola hendak sholat Istisqo (meminta hujan). Sebelum berdoa, lebih dulu beliau menghadap ke kiblat dan membalikkan jubahnya,” (HR. Muslim).
Ada juga hadits dari Sayyidah Aisyah RA, ia berkata,

Artinya : “Orang-orang mengadu kepada Rasulullah SAW tentang musim kemarau yang panjang. Lalu berliau memerintahkan untuk meletakkan mimbar di tempat tanah lapang. Lalu beliau membuat kesepakatan dengan orang-orang untuk berkumpul pada suatu hari yang telah ditentukan,” (HR. Abu Dawud No. 1173).

Sebagai informasi saja, mengutip dari https://pesantrentahfizhdqs.id/ bahwa Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Surakarta merupakan pondok pesantren yang memadukan program Tahfizh Qur’an, Pendidikan Formal SMP Skillfull Oriented, serta Tarbiyah. Bernafaskan Ahlusunnah wal Jamaah Asy’ariyyah , berfiqih mengikuti empat mazhab fiqih ( Mazhab Syafii, Mazhab Hanafi, Mazhab Maliki, dan Mazhab Hambali ).

Dalam rangka meningkatkan kualitas keilmuan, pendidikan kesantrian dan jaringan. Pada Awal tahun 2022 Yayasan Darul Quran Surakarta mengangkat 3 Kyai dan Ulama untuk menjadi Dewan Asatidz yaitu 1. KH. R. AM. Mustain Nasoha, S.H, M.H., M.A Al Hafidz, 2. KH. Syahrul Mubarok Sitorus Al Hafidz ( Yayasan Al Azhar ), 3. Ust. Amir Ma’ruf, S.Pd.I Al-Hafidz.

Proses Panen dan Penanganan Kacang Hijau agar Tidak Rusak
Kompasiana.com
Recommended by
Ketiga tokoh tersebut menjadi wajah baru bagi Yayasan Daarul Qur’an Surakarta sebagai pemimpin dan pengasuh Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Solo Raya.